Total Tayangan Halaman

Senin, 28 Februari 2011

Blog sebagai sebuah WEBSITE PRIBADI

Blog adalah website pribadi. Anda bisa menuliskan catatan atau artikel Anda pada bagian on-going dan artikel terbaru akan muncul di bagian paling atas. Pengunjung dapat membaca artikel tersebut sekaligus memberi komentar. Komentarnya sendiri dapat diberikan secara langsung ataupun lewat jalur email yang telah disediakan. Blog sering kali dinilai sebagai catatan harian karena mengeksplorasi pengalaman ataupun gagasan-gagasan individual yang dinilai layak dikemukanan untuk dikonsumsi pengguna lain secara umum.jadi blog adalah whatever you want, apapun yang anda inginkan bisa dimasukkan dalam situs ini, seperti catatan harian, biodata, ide-ide atau gagasan anda, berita, koleksi link, photo dan lain sebagainya.
Tidak ada format baku dalam pembuatan blog. Ada banyak model, dalam bentuk dan ukuran untuk blog tersebut. Arti kata blog sendiri akan terus berkembang seiring dengan waktu karena keanekaragaman ide yang dimunculkan serta ide-ide baru dapat dimunculkan dengan mudah.

Aktifitas blog sering disebut dengan bloging, sedangkan individu yang menjalankan blog tersebut disebut blogger. Dengan adanya otoritas individu di dalam pengelolaan blog, maka blogpun berkembang mencari bentuk sesuai dengan kemauan pembuatnya. Blog yang semula merupakan catatan perjalanan seseorang di internet, seperti misalnya link ke situs lain yang dikunjungi dan dianggap menarik kemudian menjadi jauh lebih menarik dari pada sebuah daftar link. Hal ini karena para blogger bisanya memberi komentar-komentar menarik, atau mengemukakan pendapat pribadi mereka pada link yang mereka buat. Blog juga semakin berkembang karena adanya interaksi dari pengunjung blog tersebut.

Pengunjung dapat mengetahui adanya sebuah blog baru dari link yang ada di blog lain. Ini menunjukkan semakin banyak sebuah blog di-link oleh website lain , semakin besar kemungkinannya untuk dikunjungi pendatang baru. Semakin banyak dikunjungi artinya semakin banyak orang tahu tentang blog tersebut. Dengan kata lain blog tersebut semakin terkenal. Cara yg lain yaitu langsung dari pemilik blog, search engine, blog sendiri.

Apa yang dilakukan ketika mendatangi blog baru? ada yang langsung meninggalkan, tetapi ada juga pengunjung yang berusaha mengenal blog baru tanpa langsung meninggalkan, meskipun kedatangannya tidak disengaja. Selanjutnya pengenalan sekilas pengenalan suasana blog, desain, dan posting, kemudian membaca posting yang ada, meskipun tidak semua meninggalkan komentar, hanya sapaan melalui Tagboard/Guestbook.

Kunci keberhasilan sebuah blog adalah banyaknya pengunjung yang mengunjungi Blog tersebut. Semakin banyak pengunjung, akan semakin banyak terjadi interaksi dengan orang banyak. Para blogger juga diwakili  oleh Blog mereka dalam mengekspresikan persahabatan, permusuhan, dan seringkali melakukan perdebatan yang mereka muat dalam Blog mereka masing-masing, yang kemudian mereka link-kan pada opini awal yang mereka komentari. Blog adalah cara mudah untuk mengenal kepribadian para seorang blogger. Topik-topik apa yang dia sukai dan tidak dia sukai, apa yang dia pikirkan terhadap link-link yang dia pilih, apa tanggapannya pada suatu isu. Seluruhnya biasanya tergambar jelas dari Blog-nya. Karena itu Blog bersifat sangat personal. 

Sabtu, 01 Januari 2011

MENGENAL AKUNTANSI

AKUNTANSI SEBAGAI SISTEM INFORMASI

    Tiap kegiatan usaha baik perseorangan, perusahaan, pemrintah, dan lainnya membutuhkan jasa akuntansi untuk mencatat berbagai jenis transaksi berkaitan dengan operasi usahanya. Pada akhir periode akuntansi, catatan ini akan diikhtisarkan sehingga menghasilkan laporan keuangan, antara lain laporan laba rugi, laporan perubahan modal, neraca, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan.
       Informasi akuntansi mulai dari pencatatan hingga pelaporan, dapat digunakan oleh pihak-pihak pemilik kepentingan (stakeholder) terhadap organisasi atau perusahaan sebagai sumber informasi utama dalam menilai dan mengambil keputusan berkaitan dengan perusahaan.
     Pada umumnya laporan keuangan yang beredar untuk kebutuhan internal memiliki keakuratan yang lebih tinggi dari pada laporan keuangan yang diedarkan ke masyarakat (pihak eksternal), hal ini disebabkan karena beberapa alasan sebagai berikut :
1.  Terdapat informasi-informasi penting yang terkait dengan kemampuan bersaing perusahaan yang tidak bisa diedarkan kepada msyarakat umum.
2.  Terlalu banyak informasi laporan keuangan yang akan disajikan jika data internal pun harus diedarkan kepada pihak eksternal.

DEFINISI AKUNTANSI
     American Accounting Association (AAA) mendefinisikan akuntansi sebagai berikut : "Accounting is the process of identifying, measuring and communicating economic information, action, jugement, and decisions by users of the informations (akuntansi adalah suatu proses mengidentifikasi, mengukur, dan mengkomunikasi informasi ekonomi sebagai dasar pertimbangan dan pengambilan keputusan oleh para pengguna informasi keuangan tersebut)
Berdasarkan definisi tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa :
1.  Akuntansi adalah suatu proses yang produk akhirnya adalah informasi, yaitu laporan keuangan.
2.  Informasi yang dihasilkan dari proses tersebut dapat digunakan untuk pengambilan keputusan bagi para penggunanya

PROSES AKUNTANSI
Proses akuntansi berawal dari tahap pengidentifikasian dan pengukuran hingga tahap pembuatan jurnal pembalik. Proses ini berlangsung secara berulang-ulang seperti sebuah siklus.

Bagan Proses Akuntansi




KEGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI BAGI PARA PEMAKAI
1. Investor
Investor membutuhkan informasi akuntansi untuk menentukan keputusan apakah membeli, menahan, atau menjual saham mereka dalam perusahaan.
2.  Karyawan
Untuk menilai kemampuan perusahaan dalam memberikan balas jasa, manfaat pensiun (pension benefit) dan kesempatan kerja.
3.  Pemberi Pinjaman
Untuk menilai kemampuan perusahaan dalam mengembalikan pokok pinjaman dan bunganya pada saat jatuh tempo.
4.  Pemasok dan Kreditor Usaha Lainnya
Untuk menilai kemamouan perusahaan untuk membayar jumlah hutang tepat pada waktunya saat jatuh tempo.
5.  Pelanggan
Untuk menilai kelangsungan perusahaan.
6.  Pemerintah
Untuk mengatur efektivitas perusahaan, kebijakan pajak, dan sebagai dasar penyusunan statistik pendapatan nasional.
7.  Pemakai Lain
Misalnya BPS (Badan Pusat Statistik), lembaga penelitian, dan masyarakat pada umumnya, termasuk pelanggan, mereka mengetahui informasi keuangan perusahaan melalui berita-berita keuangan dalam berbagai surat kabar dan majalah.


MACAM-MACAM BIDANG SPESIALISASI AKUNTANSI
Berikut ini pembagian akuntansi berdasarkan bidang spesialisasinya :
1.  Akuntansi Keuangan (Financial Accounting)
adalah cabang akuntansi berfokus pada pencatatan transaksi perusahaan dan secara periodik menyajikannya dalam laporan keuangan.
2.  Akuntansi Pemeriksaan (Auditing)
adalah cabang akuntansi yang menguji dan memeriksa secara bebas kebenaran dan kewajaran atas pernyataan penyusun laporan, dimana laporan yang diperiksa tersebut tetap merupakan tanggungjawab dari penyusun laporan. Laporan keuangan yang menyajikan informasi secara wajar akan dinyatakan oleh akuntan publik bahwa laporan keuangan tersebut disusun sesuai dengan prinsip akuntansi.
3.  Akuntansi Biaya (Cost Accounting)
merupakan cabang khusus dari akuntansi yang menitikberatkan kegiatannya pada pencatatan dan penyajian informasi biaya operasional. Akuntansi biaya terutama digunakan pada perusahaan manufaktur yang mana aktivitas utamanya adalah memproduksi dan menjual barang dagangan. Pada umumnya akuntansi biaya ini tidak dipubliksikan pada masyarakat.
4.  Akuntansi Manajemen (Management Accounting)
merupaka cabang dari akuntansi yang mengkhususkan diri pada pengembangan dan penafsiran informasi akuntansi untuk membantu manajemen dalam menjalankan perusahaan. Kegiatan penganggaranpun masuk ke dalam cakupan akuntansi manajemen.
5.  Akuntansi Pajak (Tax Accounting)
tugas akuntan dalam akuntansi perpajakan antara lain melaksanakan peraturan perpajakan, perencanaan pajak, pelaksanaan administrasi perpajakan, atau mewakili perusahaan sebagai wajib pajak dihadapan kantor pajak. Tugas tersebut misalna, memberikan nasehat dalam meminimalkan pengaruh pajak apabila dibenarkan secara hukum, pemilihan bentuk badau usaha, metode akuntansi yang digunakan, dan cara menangani suatu transaksi yang terkait dengan perpajakan. 
6.  Akuntansi Internasional (International Accounting)
merupakan bidang akuntansi untuk diterapkan pada perusahaan dengan lingkup aktivitas mencakup lebih dari satu negara (multinational business organization). Jadi akuntansi internasional mencakup permasalahan transaksi dengan pihak luar negeri, misal Unilever, Nestle, P&G dll.
7.  Akuntansi Lembaga Nirlaba (Non-Profit Accounting)
merupakan bhidang akuntansi yang secara khusus diterapkan pada organisasi-organisasi yang bertujuan untuk idak mencari keuntungan seperti yayasan sosial dan lembaga pendidikan.
8.  Akuntansi Sektor Publik / Akuntansi Pemerintah (Goverment Accounting)
adalah bidang akuntansi yang secara khusus diterapkan pada instansi pemerintah, memfokuskan pada pengelolaan anggaran, baik APBN maupun APBD.
9.  Sistem Akuntansi (Accounting System)
merupakan bidang akuntansi yang menitikberatkan kegiatannya pada pembuatan sistem akuntansi. Di zaman teknologi yang sudah canggih, sistem akuntansi cenderung lebih mengacu kepada sistem akuntansi yang terkomputerisasi.
10. Akuntansi Anggaran (Budgetary Accounting)
adalah bidang akuntansi yang menitikberatkan kegiatannya pada perencanaan kegiatan perusahaan.Hasil perencanaan tersebut menjadi perbandingan antara anggaran yang direncanakan dan hasil kerja yang dicapai.


ETIKA PROFESI AKUNTAN
       Para akuntan dan auditor sering kali menghadapi masalah dilema etika. Sebagai contoh, ketika membuat laporan keuangan untuk tujuan meminjam uang ke bank, akuntan diminta untuk membuat laporan keuangan agar sesuai dengan pesanan perusahaan. Laporan pesanan ini menggambarkan kondisi keuangan perusahaan seolah-olah sehat.
     Tindakan-tindakan yang dilakukan oleh akuntan seharusnya didasarkan pada standar yang berlaku. Sebagai contoh, akuntan internal ketika membuat laporan keuangan harus didasarkan pada Standar Akuntansi Keuangan (SAK), akuntan publik ketika melakukan audit harus didasarkan pada Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP), dan akuntan pemerintah ketika membuat laporan keuangan harus didasarkan pada Standar akuntansi Pemerintah (SAP).

Prinsip-prinsip Etika Profesi Akuntan Indonesia :

1. Tanggung Jawab Profesi
Dalam melaksanakan tanggung-jawabnya sebagai profesional setiap anggota harus senantiasa menggunakan pertimbangan moral dan profesional dalam semua kegiatan yang dilakukannya.

2. Kepentingan Publik
Setiap anggota berkewajiban untuk senantiasa bertindak dalam kerangka pelayanan kepada publik, menghormati kepercayaan publik, dan menunjukkan komitmen atas profesionalisme.
3. Integritas
Untuk memelihara dan meningkatkan kepercayaan publik, setiap anggota harus memenuhi tanggung jawab profesionalnya dengan integritas setinggi mungkin.

4. Obyektivitas
Setiap anggota harus menjaga obyektivitasnya dan bebas dari benturan kepentingan dalam pemenuhan kewajiban profesionalnya.
5. Kompetensi dan Kehati-hatian Profesional
Setiap anggota harus melaksanakan jasa profesionalnya dengan kehati-hatian, kompetensi dan ketekunan, serta mempunyai kewajiban untuk mempertahankan pengetahuan dan keterampilan profesional pada tingkat yang diperlukan untuk memastikan bahwa klien atau pemberi kerja memperoleh manfaat dari jasa profesional yang kompeten berdasarkan perkembangan praktik, legislasi dan teknik yang paling mutakhir.
6. Kerahasiaan
Setiap anggota harus, menghormati leerahasiaan informas iyang diperoleh selama melakukan jasa profesional dan tidak boleh memakai atau mengungkapkan informasi tersebut tanpa persetujuan, kecuali bila ada hak atau kewajiban profesional atau hukum untuk mengungkapkannya

7. Perilaku Profesional
Setiap anggota harus berperilaku yang konsisten dengan reputasi profesi yang baik dan menjauhi tindakan yang dapat mendiskreditkan profesi.
8. Standar Teknis
Setiap anggota harus melaksanakan jasa profesionalnya sesuai dengan standar teknis dan standar proesional yang relevan. Sesuai dengan keahliannya dan dengan berhati-hati, anggota mempunyai kewajiban untuk melaksanakan penugasan dari penerima jasa selama penugasan tersebut sejalan dengan prinsip integritas dan obyektivitas.
 

  


Tugas:
Carilah artikel yang berkaitan dengan sistem informasi akuntansi..!

Soal latihan :
1.  Sebutkan pihak-pihak yang membutuhkan informasi akuntansi beserta jenis informasi yang dibutuhkan?
2.  Mengapa akuntansi dianggap sebagai sistem informasi di perusahaan?
3.  Jelaskan tahapan-tahapan dalam menyediakan informasi kepada pemakai!
4.  Sebutkan dan jelaskan pembagian akuntansi berdasarkan bidang spesialisaasinya!
5.  Apakah itu Standar Akuntansi Keuangan dan Standar Profesional Akuntan publik?
     Jelaskan kaitanya dengan etika profesi akuntan!


sumber : wahyu adji, suwerli, suratno, Ekonomi untuk SMA/MA kelas XII, Erlangga

Sabtu, 11 Desember 2010

BADAN USAHA DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA

Pengertian Badan Usaha

Badan usaha ialah kesatuan organisasi yang terdiri dari modal dan tenaga kerja yang bertujuan untuk mencari keuntungan, atau kesatuan yuridis dan ekonomi yang bertujuan mencari laba. Untuk dapat mencapai tujuan mendapat laba, maka badan usaha harus mempunyai perusahaan.

# Kepemilikan Modal
Dilihat dari kepemilikan modal maka badan usaha dapat dibedakan menjadi :
1.  Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
Modal baik seluruhnya maupun sebagian dimiliki oleh negara. BIMN antara lain terdiri dari Perusahaan Jawatan (Perjan), Perusahaan Umum (Perum), Perusahaan Negara perseroan (Persero).
2.  Badan Usaha Swasta (BUMS)
Seluruh modal pada badan usaha swasta berasal dari swasta, baik seseorang maupun kelompok. Contoh PT Texmaco.
3.  Badan Usaha Campuran 
Sebagian modal berasal dari swasta dan sebagian lagi dari pemerintah.
4.  Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)
Modal BUMD berasal dari kekayaan daerah yang disisihkan.


# Lapangan Usaha

Dilihat dari lapangan usaha badan usaha dibedakan menjasi :
1.  Badan Usaha Ekstraktif
Bergerak dalam bidang pengambilan kekayaan alam yang telah tersedia tanpa mengubah sifatnya. Contoh : perusahaan pertambangan.
2.  Badan Usaha Agraris
Bergerak dalam bidang pengolahan tanah, antara lain usaha pertanian, perkebunan dan perikanan.
3.  Badan Usaha Manufaktur
Bergerak dalam bidang pengolahan bahan baku menjadi barang jadi, atau barang setengah jadi. Contoh perusahaan tekstil, perusahaan roti, perusahaan semen.
4.  Badan Usaha Perdagangan
Melakukan kegiatan membeli barang untuk dijual kembali tanpa merubah bentuknya. Contoh toko kelontong, supermarket, minimarket.
5.  Badan Usaha Jasa
Melakukan kegiatan memberi pelayanan jasa kepada masyarakat umum. Contoh usaha angkutan dalam kota, asuransi, hotel, konsultasi, dll.


Badan Usaha Milik Swasta


a.  Badan Usaha Perseorangan
Usaha yang dimiliki oleh satu orang saja, sehingga tanggung jawab dan pelaksanaannya dipikul oleh satu orang tersebut sebagai pemiliknya.
contoh : wartel, pedagang kaki lima, tambal ban, dokter yang membuka praktek sendiri.

b.  Persekutuan Firma (Fa)
Adalah suatu badan usaha yang didirikan oleh dua orang atau lebih, dan menjalankan usahanya menggunakan nama bersama. Tanggung jawab anggota tidak terbatas. Laba dibagi kepada seluruh anggota firma berdasarkan besar kecilnya modal yang disertakan.

c.  Persekutuan Komanditer (CV = Commanditaire Venootschaap)
Badan usaha yang didirikan oleh dua orang atau lebih. CV mempunya 2 jenis anggota (sekutu), yakni anggota aktif dan angota pasif.
Anngota aktif merupakan anggota yang bertindak sebagai pengelola perusahaan yang bertanggung jawab penuh atas jalannya CV, dapat mengambil keputusan dengan cepat tanpa perlu bertanya atau berkonsultasi pada anggota pasif.
Anggota pasif disebut juga angota komanditer, berperan sebagai penanam modal CV namun tidak terlibat dalam pengelolaan sehari-hari. Anngota pasif tidak bisa ikut campur karena terbatas pada modal yang disertakan. Apabila CV bangkrut maka kekayaan pribadi anggota aktif digunakan untuk melunasi hutang-hutang perusahaan. Pesero diam memiliki hak untuk menuntut modalnya kepada kepada anggota aktif, namun mungkin pesero diam akan menemui kesulitan dalam menarik modalnya kembali.

d.  Perseroan Terbatas
Adalah badan usaha yang berbadan hukum, didirikan oleh beberapa orang, dan modalnya terdiri dari saham-saham (surat sero). Tanggung jawab pemegang saham terbatas, kekuasaan tertinggi terletak pada RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham)  dengan ketentuan 1 lembar saham memiliki satu suara, jadi pemegang saham yang palin banyak akan memiliki hak suara terbanyak. Apabila pemegang saham tidak bisa hadir maka hak suaranya bisa diserahkan kepad aorang lain atau "proxy". Pendirian PT harus dengan akta notaris dan meminta persetujuan kepada menteri kehakiman dan dipimpin oleh seorang direksi (direktur).

Macam-macam bentuk PT :
1. PT Terbuka. Saham PT terbuka bebas dimiliki oleh masyarakat umum.Transaksi jual beli saham dilakukan melalui pasar modal/bursa saham "go public".
2. PT Tertutup.  Saham hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu saja atau tidak dijual secara umum.
3. PT Kosong.  Aktivitas perusahaan sudah tidak berjalan lagi. PT Kosong bisa diperjualbelikan dengan alasan bisa menghemat biaya pendirian bagi pembeli.
4. PT Negara (Persero).  PT yang sahamnya dimiliki oleh negara.


e.  Yayasan
Adalah badan usaha yang dibentuk untuk menyediakan jasa dibidang sosial, pendidikan, agama, dan jasa non bisnis lainnya. Jadi yang dipentingkan adalah pelayanan masyarakat, bukan keuntunhan.


f.  Koperasi
Sesuai dengan UU No 25 tahun 1992, Koperasi adlah badan usaha yang beraanggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.


Peranan Badan Usaha dalam Perekonomian :
1.  membantu membuka kesempatan kerja
2.  membantu meningkatkan atau menambah pendapatan negara


Badan Usaha Milik Negara 

a.  Perusahaan Negara Jawatan (Perjan) atau department agency
Modal serta penyelenggaraan setiap tahun ditetapkan dalam APBN. Seluruh modal dari pemerintah dan merupakan kekayaan negara yang tidak bisa dipisahkan serta tidak terbagi atas saham-saham.
Ciri-ciri Perjan :
-  pengabdian / pelayanan kepada masyarakat
-  suatu bagian dari Departemen/Dirjen/Direktoran/Pemerintah Daerah
-  dipimpin oleh seorang kepala
-  memperoleh fasilitas negara
-  status pegawai perjan adalah pegawai negeri
-  pengawasan dilakukan baik secara hierarki maupun secara fungsional.


b.  Perusahaan Negara Umum (Perum) atau public corporation
Modal berasal dari kekayaan negara yang telah dipisahkan, bergerak dibidang usaha yang dianggap vital karesna swasta dianggap belum mampu menjalankan atau karena sifatnya yang rahasia sehingga tidak boleh dipegang oleh  swasta.
Ciri-ciri Perum :
-  melayani kepentingan umum
-  memupuk keuntungan
-  berstatus badan hukum
-  umumnya bergerak di bidang jasa vital (public utilities)
-  mempunyai nama dan kekayaan sendiri serta kebebasan bergerak seperti perusahaan swasta
-  hubungan hukum diatur secara hukum perdata
-  seluruh modal dimiliki oleh negara dari kekayaaan negara yang dipisahkan
-  dipimpin oleh seorang direksi yang bertanggung jawab kepada menteri
-  status pegawai adalah pegawai pemerintah negara
-  laporan tahunan perusahaan disampaikan kepada pemerintah.


c.  Perusahaan Negara Perseroan (Persero) atau public state company
Struktur modal terdiri dari saham-saham yang berasal dari kekayaan negara yang telah dipisahkan.
Ciri-ciri persero :
-  memupuk keuntungan
-  sebagai badan hukum perdata (berbentuk perseroan terbatas)
-  hubungan usaha diatur menurut hukum perdata
-  seluruh atau sebagian modal merupakan kekayaan negara yang dipisahkan
-  tidak memiliki fasilitas-fasilitas negara
-  dipimpin oleh suatu direksi
-  status kepegawaian adalah pegawai perusahaan swasta
-  peranan pemerintah sebagai pemegang saham
Persero dipimpin oleh seorang direksi (direktur) yang bertanggungjawab kepada rapat umum pemegang saham. Contoh PT. Sucofindo, PT Asuransi Jiwa Sraya, PT Jamsostek, PT Kimia Farma dll.

Peran BUMN dalam Perekonomian

Secara keseluruhan perusahaan-perusahaan negara memainkan peranan  penting dalam perekonomian. Secara global di negara-negara berkembang, BUMN menyumbang sekitar 7-15% dari GDP. Di beberapa negara bahkan lebih tinggi. BUMN yang lebih efisien, mendatangkan devisa dan pajak lebih banyak lagi bagi negara sehingga pada ahirnya menghasilkan kesempatan kerja. Namun tidak semua BUMN bisa bekerja dengan efektif dan menghasilkan keuntungan yang besar bagi negara.
Alasan yang membuat BUMN rugi antara lain :
1.  Selain diharapkan menghasilkan keuntungan, BUMN diwajibkan melaksanakan fungsi sosial, misal harus menerapkan harga di bawah standar untuk memberi subdsidi kepada masyarakat.
2.  Banyak BUMN yang terus menerus menerima tambahan pekerja hanya untuk memenuhi sasaran penciptaan lapangan kerja atau mengurangi pengangguran.
3.  Seringkali keputusan penting diambil oleh pemerintah sehingga manajer tidak bisa berbuat banyak.

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) 

Adalah badan usaha yang diatur melalui Peraturan Daerah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Modal BUMD merupakan kekayaan daerah yang dipisahkan.
Tujuan BUMD adalah :
-  ikut serta melaksanakan pembangunan ekonomi nasional pada umumnya dan pembangunan ekonomi daerah pada khususnya 
-  meningkatkan pendapatan daerah yang bersangkutan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pendirian badan usaha :
1.  Bentuk hukum badan usaha yang akan dipilih
2.  Jenis usaha yang akan dijalankan oleh badan usaha
3.  Sarana produksi (faktor-faktor produksi)
4.  Kemungkinan pemasaran hasil produksi
5.  Lokasi badan usaha

Hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan lokasi badan usaha :
1.  Pertimbangan alam (faktor alam) 
2.  Pertimbangan faktor sejarah (faktor sejarah)
3.  Pertimbangan ketetapan pemerintah (faktor pemerintah)
4.  Pertimbangan ekonomi (faktor ekonomi)


nb : cari artikel lain yang terkait dengan materi sebagai tambahan informasi

sumber : Wahyu Adji, Suwerli, Suratno, Ekonomi untuk SMA/MA Kelas XII, Erlangga 

KEWIRAUSAHAAN


Definisi Kewirausahaan

Kewirausahaan (enterpreneurship) adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengoperasian, dan pengambilan resiko dari suatu usaha bisnis. Seorang wirausaha adalah seseorang yang terlibat dalam kewirausahaan.
Yang membedakan wirausaha dengan yang lain adalah kemampuannya mengambil faktor-faktor produksi seperti lahan, tenaga kerja, dan modal dan menggunakannya untuk memproduksi barang/jasa baru. Wirausahawan menyadari peluang yang tidak dilihat oleh pebisnis lain.
Salah satu perbedaan mencolok antara para wirausahawan dengan para pekerja adalah wirausahawan selalu berfikir untuk menciptakan bisnis (bussiness creation) sementara para pekerja berpikir mencari pekerjaan.

Pola Pikir dan Keahlian Wirausaha

Rita McGrath dan Ian McMillan (dua pakar wirausaha dari Columbia) dan Wharton serta pengarang buku terlaris The Entrepeneurial Mindset, melakukan penelitian terhadap banyak wirausahawan sukses. 
Mindset atau sikap pikir wirausaha tersebut antara lain:
1.  Rajin dan bersemangat dalam mencari peluang baru.
2.  Mengejar peluang dengan disiplin ketat
3. Wirausahawan hanya mengejar peluang yang paling baik dan menghindari mengejar semua peluang tak pandang bulu.
4.  Wirausahawan berfokus pada tindakan secara adaptif.
5.  Wirausahawan melibatkan dan memanfaatkan energi orang-orang disekitar mereka baik di dalam maupun di luar organisasi mereka. Mereka sadar bahwa mereka bukanlah orang yang super.

Selain pola pikir, ada beberapa ketrampilan yang berguna untuk seorang wirausaha, yaitu :
1.  Keinginan untuk membuat hal menjadi nyata
2.  Punya energi dan dorongan
3.  Percaya diri
4.  Kemampuan untuk melihat dan menaklukkan peluang bisnis
5.  Berani mengambil resiko yang harus ditempuh
6.  Kemampuan mengorganisasi sumber daya
7.  Mementingkan uang, tapi tidak rakus
8.  Bisa membujuk oerang lain
9.  Memiliki kemampuan komunikasi dengan orang lain, baik oral maupun tertulis
10. Memiliki tujuan hidup yang tinggi
11. Memiliki kemampuan membuat keputusan
12. Kemampuan untuk belajar dari kesalahan
13. Bisa melakukan perencanaan jangka panjang
14. Adaptasi dengan situasi
15. Komitmen dan tahan akan tekanan
16. Kreativitas dalam penciptaan produk, cara kerja, dll
17. Memiliki kemampuan organisasi dan administrasi yang baik
18. Perhatian terhadap detail kerja

Peran Wirausaha dalam Perekonomian
1.  Sumbangan Wirausaha pada PDB
Wirausaha memberikan sumbangan yang besar terhadap perekonomian Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari kinerja UKM (Usaha Kecil Menengah) yang mengalami peningkatan di beberapa tahun terahir.
2.  Penciptaan lapangan kerja
Kemampuan usaha kecil dan menengah dalam menciptakan lapangan kerja di Indonesia menunjukkan kecenderungan mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
3.  Inovasi
Banyak inovasi yang cukup penting yang lahir dari tangan bisnis-bisnis kecil, antara lain komputer digital, mesin fotocopy, helikopter, bolpen, foto berwarna dll.
4.  Pentingnya terhadap bisnis besar
Sebagian produk yang dibuat perusahaan besar dijual kepada konsumen melalui bisnis kecil.

Beberapa sektor usaha yang bisa dimasuki oleh wirausaha antara lain :
1.  Jasa
Karena paling sedikit memerlukan sunber daya, biasnis jasa merupakan segmen yang tumbuh paling cepat. Jas bisnis kecil bisa berupa usaha semir sepatu, tempat penyewaan mobil, wedding organizer, salon dll.
2. Ritel
Menjual produk yang dibuat oleh perusahaan lain secara langsung kepada konsumen. Misalnya warung, toko buku, cafe, restoran, toserba.
3. Konstruksi
contoh : usaha membangun rumah, memasang kayu, memasang atap, mengecat dan memasang pipa, tukang listrik, dll.
4. Keuangan dan Asuransi
Bisnis ini merupaka afiliasi dari perusahaan nasional yang lebih besar.
5. Grosir
Bisnis grosir membeli produk dari perusahaan besar dan menjualnya kepada perusahaan ritel. Di Indonesia saat ini terdapat usaha grosir seperti Goro, Makro, Indogrosir.
6. Transportasi
Misalnya usaha angkutan dalam kota, antar propinsi, penyewaan angkutan. Bisnis kecil di bidang ini bisa kita lihat di sekitar tempat wisata seperti penyewaan kuda, perahu hingga banana boat dan jet ski.
7. Manufaktur
Seiring dengan perkembangan teknologi, kesempatan bagi usaha kecil untuk masuk di bidang manufaktur semakin memungkinkan. di Cina, bisnis manufaktur sepeda motor merupakan industri rumah tangga, mainan, makanan kering, bahkan doftware juga dibuat oleh usaha kecil. 

Memilih Ide dan Melihat peluang

1. Bisnis apa yang saya inginkan?
2. Mungkinkah ide itu saya wujudkan?

Ada banyak jenis bisnis yang dapat dilakukan oleh seorang wirausahawan. Namun bagi pemula ada beberapa jenis bisnis yang tidak disarankan :
1.  Bisnis yang memerlukan banyak pengalaman 
2.  Bisnis yang memerlukan banyak kemampuan
3.  Bisnis yang memerlukan banyak dana
4.  Bisnis yang lama menghasilkan
5.  Bisnis yang memerlukan pembayaran material secepatnya

Hal-hal yang harus diperhatikan ketika akan memulai usaha :
a.  Tempat usaha
Dimana tempat akan menjalankan usaha tersebut. Apakah menyewa tempat atau dijalankan di rumah?
b.  Perijinan
 Ijin diperlukan agar keberadaan usaha diakui oleh masyarakat sekitar dan pemerintah
    1. Izin Prinsip, merupakan persetujuan yang dikeluarkan pemerintah daerah setempat untuk mendirikan perusahaan industri. Ijin prinsip ini disebut juga Persetujuan Prinsip Mendirikan Perusahaan Industri.
    2.  Izin Penggunaan Tanah, dikeluarkan oleh Kantor Agraria Pemda setempat setelah izin pembebasan tanah dimiliki.
    3.  Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dikeluarkan oleh Pemda melalui Dinas Pengawasan Pembangunan Kota. Bangunan yang didirikan harus sesuai dengan gambar  yang telah disahkan oleh Kepala Dinas.
    4.  Izin Gangguan, dikeluarkan oleh Bagian Undang-undang Gangguan Pemda setempat yang wajibdimiliki perusahaan.
     5. Izin Usaha Perdagangan (SIUP), dikeluarkan oleh Departemen Perdagangan dan Koperasi tiap 5 tahun sekali
     6. Wajib daftar perusahaan, dikeluarkan oleh Departemen Perdagangan melalui Kanwil Perdagangan setempat.
     7.  Izin-izin Departemen, dikeluarkan setiap departemen tergantung jenis usahanya.

c. Memilih Nama 
Nama usaha merupakan hal yang penting untuk membangun image atau citra perusahaan. Nama hendaknya menggambarkan jenis usaha yang dijalankan, misalnya Raja Bakso (jualan bakso) orang akan membayangkan mie bakso yang enak rasanya.

Mencari Pendanaan
1.  Sumber dana pribadi
2.  Pinjaman Bank 

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Membuat Rencana Bisnis


Ringkasan
*  Tentang apa bisnismu?
*  Pasar apa yang kamu tuju?
*  Apa pasar potensial bagi produkmu?
*  Seberapa besar keuntungan yang kamu harapkan?
*  Berapa banyak modal yang kamu butuhkan?
*  Siapa yang akan meminjamkan dana?
Rencana Organisasi
*  Kapan bisnismu dibangun
Manajemen
*  Pengalaman bisnis yang kamu miliki?
*  Latar Belakang orang-orang yang bekerja sama denganmu?
Produk atau Jasa
*  Penjelasan barang dan jasa yang kamu tawarkan
*  Keunikan barang dan jasa yang kamu tawarkan
*  Sekilas mengenai pesaingmu
*  Bagaimana rencana pengembangan produk dan jasamu di msa depan?
Pemasaran
*  Siapakah orang yang akan membeli produkmu?
*  Bagaimana potensinya di masa lalu dan di masa depan?
*  Mengapa segmen tersebut yang kamu tuju?
*  Siapa pesaingmu dan bagaimana respons mereka terhadap bisnismu?
*  Berapa harga produkmu?
Detil operasi
*  Di mana lokasi usahamu?
*  Siapa yang akan mensupply?
*  Peralatan apa saja yang kamu butuhkan?
Rencana Keuangan
*  Cash flow
*  Rencana keuntungan bulanan dan kerugian selama dua dan tiga tahun
Masa Depan
*  Tujuan jangka pendek dan jangka panjang
*  Jumlah dana yang kamu butuhkan dan untuk apa?
*  Keuntungan yang diperoleh dari peminjaman uang
 ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Memasarkan Bisnis
1.  Mendaftarkan usahamu di Yellow Pages
2.  Iklan, brosur, leaflet
3.  Jaringan Pertemanan 
4.  Internet 

 Kiat dalam mengembangkan wirausaha:
1.  Magang.
Memahami teknis dalam berusaha merupakan salah satu faktor penting keberhasilan dalam berwirausaha.
2.  Pola waralaba
Sistem waralaba atau franchise pad awalnya dikembangkan oleh McDonalds. Membeli hak waralaba merupakan salah satu cara untuk memulai bisnis tidak dari nol dan mengurangi risiko kegagalan.

Kegagalan Wirausaha
Ada beberapa alasan mengapa seorang wirausahawan gagal dalam menjalankan bisnisnya, diantaranya :
-  kekurangan konsep yang layak
-  kurangnya pengetahuan pasar
-  sulit mencari orang dengan ketrampilan yang baik

Sikap wirausaha dalam mengambil keputusan 

Ada tiga pendekatan dalam pengambilan keputusan :
1.  Rasional, dilakukan dengan :
-  merumuskan secara jelas masalah yang dihadapi dengan selalu mempertimbangkan tujuan yang akan dicapai
-  mencari alternatif-alternatif dan kemungkinan-kemungkinan pemecahan masalah yang akan dipilih
-  memilih alternatif yang paling tepat dan cukup memuaskan
-  menetapkan langkah alternatif yang dipilih secara mantap dan siapkan langkah-langkah untuk melaksanakannya 
2.  Naluri, dengan memohon petunjuk kepad Tuhan dan melakukan ibadah sesuai dengan keyakinan yang dianut
3.  Kombinasi, pendekatan antara rasio dan naluri

Tugas untuk siswa : membuat rencana bisnis sesuai dengan bidang usaha yang diminati. 

= = = =
nb : carilah artikel lain yang sesuai dengan materi
Sumber : Wahyu Adji, Suwerli, Suratno, Ekonomi untuk SMA/MA kls XII, Erlangga.

MANAJEMEN


KONSEP MANAJEMEN
  
     Bila kita berbicara manajemen, kita seakan-akan tengah membicarakan suatu hal yang besar dan kompleks, seakan-akan manajemen hanya ada di perusahaan besar atau perysahaan yang telah maju.Manajemen ada dimana-mana karena secara mendasar semua organisasi mempunyai orang yang bertanggungjawab terhadap organisasi agar tujuan organisasi tercapai. Kalian bisa menyebut seseorang itu sebagai ketua, pemimpin, kepala divisi, pelatih atau apapun, namun pada dasarnya semua penanggung jawab disebut sebagai manajer.

Definisi Manajemen

     Manajemen merupakan suatu proses merencanakan, mengorganisasikan, memimpin, dan mengawasi pekerjaan anggota organisasi dan menggunakan semua sumber daya organisasi untuk mencapai sasaran organisasi yang sudah ditentukan.
Dari definisi di atas dapat diambil beberapa poin sebagai berikut :
1.  Seorang manajer harus melaksanakan fungsi manajemen, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan.
2.  Manajemen dapat diterapkan dalam bentuk organisasi apapun.
3.  Tujuan semua manajer sama yaitu menciptakan hasil lebih.
4.  Manajemen berhubungan dengan produktivitas. Konsep produktifitas mengacu pada dua hal, yaitu efektivitas dan efisiensi.

Pentingnya Manajemen

     Di dunia yang penuh dengan organisasi ini, ada 3 alasan penting untuk mempelajari organisasi dan manajemen.
1.  Hidup Masa Kini
     Organisasi memberikan kontribusi bagi kehidupan manusia di dunia. Misalnya tanpa organisasi PLN, akan sulit bagi kita untuk memenuhi kebutuhan akan listrik, tanpa organisasi palang merah kita akan sulit untuk menyumbangkan darah sementara orang yang membutuhkan darah juga sulit untuk mendapatkan darah.
2.  Membangun masa depan
     Dengan organisasi manusia dapat membangun masa depan yang lebih baik. Sekelompok ilmuwan yang secara bersama-sama meneliti obat untuk kanker mungkin lebih cepat mendapatkan hasil dari pada seorang ilmuwan yang bekerja sendirian.
3.  Mengingat masa lalu
     Organisasi membantu menghubungkan manusia dengan masa lalu.


TINGKAT MANAJEMEN

Piramida Manajemen
1.  Manajemen Tingkat Atas (Top Management)
Merupakan tingkatan tertinggi dalam piramida manajemen, terdiri atas eksekutif puncak dalam organisasi. Yang termasuk ke dalam top manajemen adalah direktur utama, presiden, wakil presiden, gubernur, walikota, rektor, dan sebagaintya.
2.  Manajemen Tingkat Menengah
Berada di tengah-tengah hirarki organisasi. Mereka bertanggungjawab atas manajer lain yang memiliki tingkatan lebih rendah, dan kadang-kadang terhadap beberapa karyawan operasional. Yang termasuk ke dalam manajemen tingkat menengah adalah kepala divisi, kepala bagian, kepala seksi, kepala cabang, dan sebagainya.
3.  Manajemen Lini Pertama
Tingkatan paling rendah dalam sebuah organisaisi adalah orang yang bertanggungjawab terhadap pekerjaan orang lain. Yang termasuk ke dalam manajemen lini pertama adalah supervisor, pengawas, pelatih, group leader, foreman dan sebagainya.






PRINSIP MANAJEMEN FAYOL

1. Pembagian Kerja
Pembagian kerja merupakan spesialisasi yang dianggap perlu agar penggunaan tenaga kerja bisa efisien. Dalam kepanitiaan misalnya ada orang yang berperan menjadi ketua, sekretaris, bendahara dan sebagainya.
2. Otoritas dan tanggungjawab
Ada hubungan antara otoritas dan tanggungjawab. Tanggung jawab muncul dari adanya otoritas, jadi jika seorang ketua harus bertanggungjawab akan lancarnya akan lancarnya suatu acara ia juga harus diberi kekuasaan yang sepadan.
3.  Disiplin
Agar tujuan organisasi bisa tercapai harus ada disiplin. Cara mempertahankan disiplin :
     a.  Adanya pengawas disiplin di setiap tingkatan manajemen.
     b.  Adanya kesepakatan antara atasan dan bawahan.  
     c.  Adanya hukuman bila kesepakatan dilanggar.
4.  Kesatuan Komando
Berarti bawahan harus menerima perintah dari satu atasan saja.
5.  Kesatuan Pengarahan
Setiap kelompok aktivitas dengan tujuan yang sama harus memiliki satu kepala dan satu rencana.
6.  Menomorduakan Kepentingan individu dibandingkan dengan kepentingan umum
Kepentingan bersama harus lebih diutamakan dari kepentingan individu, bila tidak organisasi bisa berantakan.
7.  Gaji
Pemberian gaji harus adil bagi karyawan, artinya sesuai dengan kebutuhan hidup, situasi ekonomi, serta kondisi perusahaan.
8.  Sentralisasi dan Desentralisasi
Di organisasi yang kecil manajer secara langsung memberikan perintah kepada bawahan sehuingga terjadi sentralisasi secara absolut. Namun pada skala yang lebih besar, di mana ada rantai yang panjang antara manajer dan bawahan maka perlu ada desentralisasi.
9.  Rantai Saklar
Merupakan peringkat pangkat dari yang paling tinggi sampe yang paling rendah.
10. Keteraturan
Menempatkan sesuatu atau seseorang yang tepat di tempat yang tepat.
11. Keadilan
Para karyawan akan memberikan kesetiaan bila perusahaan juga bersikap adil dan baik pada karyawannya, begitu pula sebaliknya.
12. Stabilitas Masa Jabatan
Baik manajer maupun bawahan membutuhkan waktu untuk mempelajari pekerjaan mereka. Jika ada karyawan yg keluar dalam waktu singkat maka perusahaan akan membuang-buang waktu untuk mengajari pegawai baru.
13. Inisiatif
Merupaka pemikiran atau pelaksanaan suatu rencana. Agar muncul inisiatif dari bawahan manajer harus menekan ego.
14. Semangat Korps
Prinsip "Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh". Dengan kesatuankomando, kerja sama kelompok dan komunikasi, tujuan kelompok akan dapat tercapai.


FUNGSI MANAJEMEN
1.  Perencanaan (Planning)
Perencanaan berarti menetapkan tujuan dan cara terbaik untuk mencapainya, merupakan kegiatan yang sangat penting sebelum suatu kegiatan dimulai, karena tanpa perencanaan yang baik, mustahil suatu tujuan dapat dicapai dengan baik.
Sebuah rencana dapat dibedakan dalam tiga bentuk :
     a.  Rencana jangka panjang
          Biasanya berkisar 5 tahun mendatang atau lebih, yang membuat adalah manajer puncak.
     b.  Rencana jangka menengah
     Biasanya 1 periode hingga 5 tahun, yang membuat rencana adalah manajer tingkat    menengah dan manajer lini pertama.
     c.  Rencana jangka pendek
       Memiliki waktu kurang dari 1 tahun. Contoh : bagaimana mengganti mesin yang rusak dengan cepat atau bagaimana cara mengganti bahan baku yang habis dan lain-lain.
Dalam membuat rencana perlu menggunakan bantuan rumus : 5 W + 1 H yaitu :
-  What  : apa yang akan dikderjakan?
-  When : kapan dilaksanakan?
-  Who   : siapa yang melaksanakan?
-  Where : dimana pekerjaan dilakukan?
-  Why   : mengapa pekerjaan dilakukan?
-  How   : bagaimana cara melaksanakan kegiatan tersebut?
2.  Pengorganisasian (Organizing)
Yaitu mengorganisasikan orang-orang dan sumber daya lainnya untuk melaksanakan rencana.
Pengorganisasian meliputi pengklasifikasian dan pembagian pekerjaan melalui cara-cara sebagai berikut :
    a. Menentukan aktivitas kerja yang perlu dikerjakan secara spesifik untuk mencapai tujuan organisasi.
     b.  Membagi tugas-tugas tertentu menurut urutan atau struktur yang masuk akal.
     c.  Memberikan tugas tersebut pada orang atau bagian yang tepat.
3.  Pengarahan atau Kepemimpinan (Leading/Directing)
Kepemimpinan dapat diterjemahkan sebagai proses mempengaruhi orang sehingga mereka mau bekerja keras dengan penuh semangat untuk mencapai tujuan kelompok.
Ada empat kemampuan yang dibutuhkan dalam masalah kepemimpinan, yaitu :
   a. Kemampuan untuk menggunakan kekuasaan secar efektif dan penuh dengan rasa tanggung jawab.
   b. Kemampuan untuk memahami bahwa setiap manusia memiliki berbagai pendorong motivasi pada setiap waktu dan situasi yang berbeda.
     c.  Kemampuan untuk memberi inspirasi
     d.  Kemampuan untuk menciptakan situasi yang kondusif bagi peningkatan motivasi.
4.  Pengawasan (Controling)
Pengawasan diartikan sebagai suatu proses untuk menetapkan apakah pekerjaan sudah dilaksanakan, menilai, dan mendkoreksi supaya pekerjaan sesuai dengan rencana.
Bentuk pengawasan dapat dilakukan secara langsung dan dapat pula secara administratif.
Empat langkah dasar dalam pengawasan yaitu :
1.  Menentukan standar
contoh :  seorang ketua panitia dapat menentukan apakah seksi konsumsinya bekerja dengan baik melalui :
-  memilih makanan sejumlah pengunjung
-  memilih makanan sesuai dengan anggaran yang ditetepkan
-  memilih makanan sesuai dengan situasi dan tipe acara
-  tidak membagi-bagikan makanan kepada orang yang bukan peserta acara.
2.  Memonitor kerja
3.  Membandingkan hasil kerja dengan standar yang telah dibuat untuk menentukan adanya penyimpangan
4.  Bila terjadi penyimpangan, manajer harus menentukan penyebabnya dan memperbaikinya.


 BIDANG-BIDANG MANAJEMEN
1.  Manajemen Pemasaran
Berhubungan dengan fungsi pemasaran, seperti berusaha mendapatkan klien untuk membeli produk dan jasa organisasi. Bidang ini mencakup pengembangan produk, pemasaran, dan distribusi. 
2.  Manajemen Keuangan
Berurusan dengan  sumber daya keuangan suatu organisasi, bertanggung jawab atas semua aktivitas seperti akuntansi, manajemen kas, dan investasi.
3.  Manajemen Operasional
Merupakan manajemen yang berhubungan dengan penciptaan dan pengelolaan sistem yang menciptakan produk dan jasa perusahaan.
4.  Manajemen Sumber Daya Manusia
Bertanggung jawab untuk menerima dan mengembangkan pegawai. Mereka biasanya menangani perencanaan sumber daya manusia, penerimaan dan pemilihan karyawan, pelatihan dan pengembangan potensi karyawan, perancangan sistem gaji dan tunjangan, merumuskan sistem penilaian kinerja pegawai, dan mengeluarkan pegawai yang tidak bekerja dengan baik, atau pegawai yang bermasalah.
5.  Manajemen Administratif
Manajemen administratif tidak berkaitan dengan ketrampilan manajemen tertentu.
contoh : administrator klinik atau rumah sakit. mereka cenderung bersifat umum dari pada terspesialisasi pada satu bidang. Surat-menyurat, pengurusan dokumentasi, pengurusan izin dan birokrasi termasuk ke dalam bidang administratif. 


nb : untuk para siswa bisa mencari artikel lain yang berkaitan dengan materi yang sesuai sebagai tambahan wawasan/ pengetahuan.

sumber : Wahyu adji, Suwerli, Suratno, Ekonomi untuk SMA/MA Kelas XII, Erlangga