Total Tayangan Halaman

Sabtu, 22 Oktober 2011

Penjual Bakso..Jagung..Cendhol dan Pemilik Toko Kelontong



Setiap kali menerima uang dari orang yang membeli bakso darinya, Pak Patul mendistribusikan uang itu ke tiga tempat: sebagian ke laci gerobagnya, sebagian ke dompetnya, sisanya ke kaleng bekas tempat roti.

“Selalu begitu, Pak?”, saya bertanya, sesudah beramai-ramai menikmati bakso beliau bersama anak-anak yang bermain di halaman rumahku sejak siang.

“Maksud Bapak?”, ia ganti bertanya.

“Uangnya selalu disimpan di tiga tempat itu?”

Ia tertawa. “Ia Pak. Sudah 17 tahun begini. Biar hanya sedikit duit saya, tapi kan bukan semua hak saya”

“Maksud Pak Patul?”, ganti saya yang bertanya.

“Dari pendapatan yang saya peroleh dari kerja saya terdapat uang yang merupakan milik keluarga saya, milik orang lain dan milik Tuhan”.

Aduh gawat juga Pak Patul ini. “Maksudnya?”, saya mengejar lagi.

“Uang yang masuk dompet itu hak anak-anak dan istri saya, karena menurut Tuhan itu kewajiban utama hidup saya. Uang yang di laci itu untuk zakat, infaq, qurban dan yang sejenisnya. Sedangkan yang di kaleng itu untuk nyicil biaya naik haji. Insyaallah sekitar dua tahun lagi bisa mencukupi untuk membayar ONH. Mudah-mudahan ongkos haji naiknya tidak terlalu, sehingga saya masih bisa menjangkaunya”.

Spontan saya menghampiri beliau. Hampir saya peluk, tapi dalam budaya kami orang kecil jenis ekspressinya tak sampai tingkat peluk memeluk, seterharu apapun, kecuali yang ekstrem misalnya famili yang disangka meninggal ternyata masih hidup, atau anak yang digondhol Gendruwo balik lagi.

 Bahunya saja yang saya pegang dan agak saya remas, tapi karena emosi saya bilang belum cukup maka saya guncang-guncang tubuhnya.

Hati saya meneriakkan “Jazakumullah, masyaallah, wa yushlihu balakum!”, tetapi bibir saya pemalu untuk mengucapkannya.

Tuhan memberi ‘ijazah’ kepadanya dan selalu memelihara kebaikan urusan-urusannya.

Saya juga menjaga diri untuk tidak mendramatisir hal itu. Tetapi pasti bahwa di dalam diri saya tidak terdapat sesuatu yang saya kagumi sebagaimana kekaguman yang saya temukan pada prinsip, managemen dan disiplin hidup Pak Patul.

Untung dia tidak menyadari keunggulannya atas saya: bahwa saya tidak mungkin siap mental dan memiliki keberanian budaya maupun ekonomi untuk hidup sebagai penjual bakso, sebagaimana ia menjalankannya dengan tenang dan ikhlas.

Saya lebih berpendidikan dibanding dia, lebih luas pengalaman, pernah mencapai sesuatu yang ia tak pernah menyentuhnya, bahkan mungkin bias disebut kelas sosial saya lebih tinggi darinya. Tetapi di sisi manapun dari realitas hidup saya, tidak terdapat sikap dan kenyataan yang membuat saya tidak berbohong jika mengucapkan kalimat seperti diucapkannya:

 “Di antara pendapatan saya ini terdapat milik keluarga saya, milik orang lain dan milik Tuhan”.

Peradaban saya masih peradaban “milik saya”.

Peradaban Pak Patul sudah lebih maju, lebih rasional, lebih dewasa, lebih bertanggung jawab, lebih mulia dan tidak pengecut sebagaimana‘kapitalisme subyektif posesif’ saya.

==
30 th silam saya pernah menuliskan kekaguman saya kepada Penjual cendhol yang marah-marah dan menolak cendholnya diborong oleh Pak Kiai Hamam Jakfar Pabelan karena “kalau semua Bapak beli, bagaimana nanti orang lain yang memerlukannya?”

==
Ilmunya penjual jagung asal Madura di Malang tahun 1976 saya pakai sampai tua. Saya butuh 40 batang jagung bakar untuk teman-teman seusai pentas teater, tapi uang saya kurang, hanya cukup untuk bayar 25, sehingga harga perbatang saya tawar.

Dia bertahan dengan harganya, tapi tetap memberi saya 40 jagung.

“Lho, uang saya tidak cukup, Pak”

“Bawa saja jagungnya, asal harganya tetap”

“Berarti saya hutang?”

“Ndaaak. Kekurangannya itu tabungan amal jariyah saya”.

Doooh adoooh…! Tompes ako tak’iye!
==
Di pasar Khan Khalili semacam Tenabang-nya Cairo saya masuk sebuah toko kemudian satu jam lebih pemiliknya hilang entah ke mana, jadi saya jaga tokonya.

Ketika datang saya protes: “Keeif Inta ya Akh…ke mane aje? Kalau saya ambilin barang-barang Inta terus saya ngacir pigimane dong….”

 Lelaki tua mancung itu senyum-senyum saja sambil nyeletuk:

 “Kalau mau curi barang saya ya curi saja, bukan urusan saya, itu urusan Ente sama Tuhan….”

Sungguh manusia adalah ahsanu taqwim, sebaik-baik ciptaan Allah, master-piece.

Orang-orang besar bertebaran di seluruh muka bumi.

Makhluk-makhluk agung menghampar di jalan-jalan, pasar, gang-gang kampung, pelosok-pelosok dusun dan di mana-manapun.

Bakso Khalifatullah, bahasa Jawanya: bakso-nya Pak Patul, terasa lebih sedap karena kandungan keagungan.

Itu baru tukang bakso, belum anggota DPR.

Itu baru penjual cendhol, belum Menteri dan Dirjen Irjen Sekjen.

Itu baru pemilik toko kelontong, belum Gubernur Bupati Walikota tokoh-tokoh Parpol.

Itu baru penjual jagung bakar, belum Kiai dan Ulama.

 ===

 Oleh Emha Ainun Nadjib


Caraku mencintaimu





Aku mencintaimu dengan menjauh darimu,


Bukan karena aku membenci mu,


Namun karena aku ingin menjagamu,


dan menjaga diri ku sendiri dari khalwat yang menjebak,





Aku mencintaimu dengan menjaga diri ku dan diri mu,


menjaga kesucianku dan kesucianmu,


menjaga kehormatanku dan kehormatanmu,


menjaga kebeningan hati ku dan hati mu sebelum engkau halal bagiku





Begitulah caraku mencintaimu......






Jumat, 14 Oktober 2011

Melangkah Merajut Mimpi

Tersenyumlah menatap masa depan..
Jangan pernah terperangkap kesunyian.
Jangan biarkan diri sendiri menjadi korban.
Semua pasti ada jalan..

Jalan menuju perubahan, menuju kebahagiaan,
Hidupkan hari dengan senyuman.
Sebuah senyuman pertama pada diri sendiri.
Bertanda sebuah ketegaran hati melangkah ke depan.

Melangkah..
Seiring dngan irama yang mengalun dihati.
menoleh kebelakang,
Seiring dengan gejolak yang mengoyak
bersama kerisauan dihati..

Luluhkan diri dan biarkan ia mengalir bagai derasnya aliran sungai.
Nyanyikanlah melodi jiwa,
Bagai heningnya suara sang malam yang sunyi.
Kenalilah penderitaan dari kelembutan cinta_NYA.
Sebuah masa yang begitu indah atas ujian_NYA.
Sungguh diri kita bukanlah apa-apa.
Ya,kecuali hanyalah selaput berkilauan,
yang tak selalu mampu membalut segores luka.
Bukan pula secercah cahaya yang tak selalu bisa terangi kekecewaan yang menyakitkan,
Melainkan setangkai bunga putih.

Setangkai bunga putih..
Yang terkadang mekar juga layu,
Seiring musim yang berganti.
Tersenyumlah kembali jangan bersedih lagi.
Tersenyum merajut mimpi..
Mimpimu wujudkanlah dengan penuh percaya diri.
Hidup adalah perjuangan,
Semua butuh pengorbanan.
Dan yakinlah badai pasti akan berlalu..

Kamis, 15 September 2011

Lyric lagu Insya Allah by Maher Zain

Everytime you feel like you cannot go on
You feel so lost
That your so alone
All you is see is night
And darkness all around
You feel so helpless
You can`t see which way to go
Don`t despair and never loose hope
Cause Allah is always by your side

Insya Allah3x
Insya Allah you`ll find your way

Everytime you can make one more mistake
You feel you can`t repent
And that its way too late
Your`re so confused,wrong decisions you have made
Haunt your mind and your heart is full of shame


Don`t despair and never loose hope
Cause Allah is always by your side
Insya Allah3x
Insya Allah you`ll find your way
Insya Allah3x
Insya Allah you`ll find your way

Turn to Allah
He`s never far away
Put your trust in Him
Raise your hands and pray
OOO Ya Allah
Guide my steps don`t let me go astray
You`re the only one that showed me the way,
Showed me the way 2x
Insya Allah3x
Insya Allah we`ll find the way

Senin, 11 April 2011

K A R T I N I

RIWAYAT SINGKAT "RADEN AJENG KARTINI"

Raden Ajeng Kartini dilahirkan di Jepara pada tanggal 21 April 1879, jadi bertepatan 132 tahun yang lalu. Beliau adalah Putri dari seorang Bupati Jepara pada waktu itu, yaitu Raden Mas Adipati Sastrodiningrat. Dan merupakan cucu dari Bupati Demak, yaitu Tjondronegoro. 

Setelah lulus dari Sekolah Dasar Kartini tidak diperbolehkan melanjutkan sekolah ke tingkat yang lebih tinggi oleh orang tuanya. Ia dipingit sambil menunggu waktu untuk dinikahkan. Kartini kecil sangat sedih dengan hal tersebut, ia ingin menentang tapi tak berani karena takut dianggap anak durhaka. Untuk menghilangkan kesedihannya, ia mengumpulkan buku-buku pelajaran dan buku ilmu pengetahuan lainnya yang kemudian dibacanya di taman rumah dengan ditemani Simbok (pembantunya).


Akhirnya membaca menjadi kegemarannya, tiada hari tanpa membaca. Semua buku, termasuk surat kabar dibacanya. Kalau ada kesulitan dalam memahami buku-buku dan surat kabar yang dibacanya, ia selalu menanyakan kepada Bapaknya. Melalui buku inilah, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir wanita Eropa (Belanda, yang waktu itu masih menjajah Indonesia). Timbul keinginannya untuk memajukan wanita Indonesia. Wanita tidak hanya didapur tetapi juga harus mempunyai ilmu. Ia memulai dengan mengumpulkan teman-teman wanitanya untuk diajarkan tulis menulis dan ilmu pengetahuan lainnya. Ditengah kesibukannya ia tidak berhenti membaca dan juga menulis surat dengan teman-temannya yang berada di negeri Belanda. Tak berapa lama ia menulis surat pada Mr.J.H Abendanon. Ia memohon diberikan beasiswa untuk belajar di negeri Belanda.

Beasiswa yang didapatkannya tidak sempat dimanfaatkan Kartini karena ia dinikahkan oleh orangtuanya dengan Raden Adipati Joyodiningrat. Setelah menikah ia ikut suaminya ke daerah Rembang. Suaminya mengerti dan ikut mendukung Kartini untuk mendirikan sekolah wanita. Berkat kegigihannya Kartini berhasil mendirikan Sekolah Wanita di Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah “Sekolah Kartini”. Ketenarannya tidak membuat Kartini menjadi sombong, ia tetap santun, menghormati keluarga dan siapa saja, tidak membedakan antara yang miskin dan kaya.

Pada tanggal 17 september 1904, Kartini meninggal dunia dalam usianya yang ke-25, setelah ia melahirkan putra pertamanya. Setelah Kartini wafat, Mr.J.H Abendanon memngumpulkan dan membukukan surat-surat yang pernah dikirimkan R.A Kartini pada para teman-temannya di Eropa. Buku itu diberi judul “DOOR DUISTERNIS TOT LICHT” yang artinya “Habis Gelap Terbitlah Terang”.

Bagi kaum wanita yang hidup di masa sekarang (khususnya di Indonesia) paling tidak telah ikut menikmati perjuangan dari Kartini yaitu apa yang disebut persamaan hak. Perjuangan memang belum berakhir, di era globalisasi ini masih banyak dirasakan penindasan dan perlakuan tidak adil terhadap kaum wanita.

KARTINI-KARTINI INDONESIA YANG MENDUNIA

Kini telah banyak Kartini Kartini di negeri ini, kaum wanita sudah diberi kesempatan untuk berkarya di bidang apa saja asalkan mempunyai kemampuan di bidangnya.  
Berikut ini adalah beberapa wanita Indonesia yang karyanya telah mendunia :

1. Sri Mulyani Indrawati
 Sri Mulyani Indrawati (lahir di Bandar Lampung, Lampung, 26 Agustus 1962; umur 48 tahun) adalah wanita sekaligus orang Indonesia pertama yang menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia. Jabatan ini diembannya mulai 1 Juni 2010. Sebelumnya, dia menjabat Menteri Keuangan Kabinet Indonesia Bersatu. Begitu, dia berkantor di Kantor Bank Dunia, dia praktis meninggalkan jabatannya sebagai menteri keuangan. Sebelum menjabat menteri keuangan, dia menjabat Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas dari Kabinet Indonesia Bersatu. Sri Mulyani sebelumnya dikenal sebagai seorang pengamat ekonomi di Indonesia. Ia menjabat Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEM FEUI) sejak Juni 1998. Pada 5 Desember 2005, ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan perombakan kabinet, Sri Mulyani dipindahkan menjadi Menteri Keuangan menggantikan Jusuf Anwar. Sejak tahun 2008, ia menjabat Pelaksana Tugas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, setelah Menko Perekonomian Dr. Boediono dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia

2. Christin Hakim
christine hakim Menjadi orang Indonesia pertama yang menjadi juri dalam Festival Film Cannes dan Christine Hakim menjadi aktris Indonesia pertama yang main film Hollywood Eat Pray Love, bersama Julia Robert di Bali.

3. Marsya Chikita Fauwzi
 Animator muda (salah satu animator dalam film Ipin Upin) yang tidak lain adalah putri kedua dari pasangan selebriti Ikang Fawzi dan Marissa Haque. Kiki (panggilan akrabnya Chikita) saat memulai Karirnya saat ikut program magang di perusahaan di Las Copaque Production(rumah produksi yang membuat film animasi Upin-Ipin). Sejak awal 2010, dia diterima di sana. Bahkan, dia merupakan satu-satunya orang Indonesia yang bekerja di perusahaan tersebut. Dia terjun langsung ikut membuat animasi film anak-anak yang banyak digemari di Indonesia itu. 
Meski magang, Kiki sudah dibayar RM 500 (ringgit Malaysia) atau Rp 1.400.000 (kurs 1 RM = Rp 2.800) per bulan. Lantaran pekerjaannya dinilai istimewa, Kiki akhirnya diterima sebagai karyawan dengan gaji lebih besar. Ada 20 animator di rumah produksi itu dan Kiki adalah satu-satunya dari Indonesia. Saat ini, meski sedang cuti, dia mendapat tugas untuk ikut mempersiapkan Upin-Ipin ke layar lebar. Kiki-lah yang memberikan sentuhan Indonesia dalam film dua anak kampung Malaysia itu. Misalnya, lewat tokoh Shanty, teman Upin dari Jakarta. Agar benar-benar Indonesia, Kiki memberikan banyak polesan pada tokoh Shanty.
Bukan saja sebagai animator upin dan ipin ini saja, Marsha Chikita Fawzi adalah penggagas Unyil dan Upin bersalaman di dunia maya sebagai ikon kampanye “Damai Yuk” untuk Indonesia-Malaysia yang di posting di akun twitter dan facebooknya. 

4. Susi Susanti
 Lucia Francisca Susi Susanti lahir di Tasik Malaya, Jawa Barat,  11 Pebruari 1971; adalah seorang pemain bulu tangkis Indonesia. Dia menikah dengan Alan Budikusuma, yang meraih medali emas bersamanya di Olimpiade Barcelona 1992. Selain itu, ia pernah juga meraih medali perunggu di Olimpiade Atlanta 1996. International Badminton Federation (sekarang Badminton World fedration) pada bulan Mei 2004 memberikan penghargaan Hall Of Fame kepada Susi Susanti.

5. Michelle Wibowo                 

Michelle Wibowo, seorang koki asal Semarang, baru-baru ini ditunjuk sebagai pembuat kue pengantin untuk pernikahan Pangeran William – Kate. Penunjukkan Michelle sebagai koki pernikahan kerajaan ini dimulai dari keikutsertaannya dalam kompetisi yang diadakan Ideal Home Show di Earls Court London. Dalam kompetisi ini, Michelle keluar sebagai Ideal Home Cake Decorator of the Year.
Hasil kue pernikahan buatan Michelle
Dalam kompetisi itu, Michelle menghabiskan lebih dari 80 jam untuk membuat sebuah cake berbentuk wajah Pangeran William dan Kate Middleton.
Keunikan kue kreasi wanita yang berdomisili di Burgress Hill, West Sussex ini menarik perhatian anggota kerajaan dan menjadikan Michelle sebagai pembuat cake di pernikahan William – Kate, 29 April mendatang.  
6. Anggun Cipta Sasmi
Anggun Cipta Sasmi adalah penyanyi asal Indonesia yang saat ini telah memiliki kewarganegaraan Perancis. Ia Mengawali kariernya dengan tampil di panggung Ancol di usia 7 tahun, Anggun kemudian merekam album anak-anak 2 tahun kemudian. Di bawah bimbingan Ian Antono, Anggun memulai debutnya di Indonesia di tahun 1986 melalui album Dunia Aku Punya. Pada usianya yang masih sangat muda Anggun telah berhasil menggapai puncak popularitasnya sebagai penyanyi rock di Indonesia dengan diraihnya penghargaan “Artis Indonesia Terpopuler 1990-1991″. Pada tahun 1994, Anggun memutuskan untuk meninggalkan Indonesia dan mewujudkan impiannya menjadi artis bertaraf internasional. Dengan bantuan Erick Benzi, seorang komposer besar Perancis, pada tahun 1997, Anggun berhasil merilis album internasional pertamanya, Snow on the Sahara, di lebih dari 33 negara di seluruh dunia.
Saat ini Anggun bermukim di Perancis dan Kanada untuk melanjutkan karier internasionalnya. Sejak tahun 1997, album-album Anggun direkam dalam dua bahasa, Inggris dan Perancis. Dengan 4 album internasionalnya, Anggun tercatat sebagai salah satu penyanyi Asia paling sukses di luar Asia.

7.  Griselda Sastrawinata

Griselda Sastrawinata adalah seorang animator asal indonesia yang bekerja sebagai visual development artist (tim Pengembangan animasi) di rumahproduksi Dreamworks yang menghasilkan film2 animasi terkenal Shrek 4 dan filmanimasi lainnya seperti Madagascar, Kung Fu Panda, & Bee movie.



PERAN WANITA MUSLIMAH DALAM KELUARGA DAN MASYARAKAT

Sebagai mahluk sosial wanita bergerak dinamis dalam lingkup keluarga asal, keluarga bentukan, serta lingkungan tempat tinggal. Untuk waktu kini, lingkupnya bisa ditambah dengan : lingkungan mencari nafkah. Dalam lingkungan mencari nafkah inilah peran wanita tereduksi. Tereduksi sehingga melupakan tugas-tugas pokok dan gagal menyeimbangkan peran dalam lingkup-lingkup lainnya. Melihat fenomena yang terjadi pada wanita kalangan atas, lebih spesifik lagi kalangan wanita selebritis. Asumsi tersebut memang dikuatkan oleh banyak kasus dan fakta. Menyimak fakta itu, kita akan coba mencari dan menyimak realitas lain dan fakta-fakta yang terungkap kemudian mengisyaratkan, sebenarnya bukan profesi pilihanan yang menimbulkan keretakan rumah tangga. Pilihan karier dan cara menyikapinyalah, yang juga menentukan optimal tidaknya kiprah mereka di lingkup keluarga asal, keluarga bentukan, serta lingkungan tempat tinggal. Buktinya, masih banyak kaum wanita yang aktif tapi mampu mendidik anak, mengurus suami dan mengembangkan birrul walidayni.
Pilihan profesi dan cara wanita menekuni profesinya sama-sama mempengaruhi keseimbangan peran wanita dalam keluarga dan lingkungan tempat tinggal. Bila profesi yang dipilih tidak menganjurkan pada pelanggaran etos mereka sebagai wanita (ibu dan istri), tentu tak masalah jika mereka aktif berkarier. Waktu mereka masih bisa diluangkan untuk mengurus anak-suami, dan fitrah merekapun tetap terpelihara walaupun mesti berbaur dengan sejawat kerja, jika mereka tepat memilih profesi dan tepat memilih sikap dalam menggeluti profesinya.
Secara definisi wanita karier bermakna: 
(a) seorang wanita yang menjadikan karier atau pekerjaannya secara serius; 
(b) perempuan yang memiliki karier atau yang menganggap kehidupan kerjanya dengan serius (mengalahkan sisi-sisi kehidupan yang lain). (A Fatih Syuhud, (www.fatihsyuhud.com).


Kalau mencermati definisi tersebut, maka wanita karier tidak harus kerja di kantor, dan nyatanya di desa maupun di kota, kebanyakan wanita adalah tulang punggung rumah tangga. Adalah pemandangan yang lumrah melihat ibu-ibu membawa dagangan sambil menggendong anak, bersepeda dengan kerombong yang berisi dagangan sayuran pada satu sisi dan anak pada sisi lainnya. Apakah yang demikian bukan wanita karier? 


129040470384332107
Mereka jelas sangat serius dan sungguh-sungguh bekerja sebagaimana definisi di atas dan tentu saja di rumah mereka tetap menjalankan peran sebagai ibu rumah tangga. Mereka memasak, mengasuh anak, melayani suami, dan yang tak kalah penting juga menjalankan fungsi sosial di masyarakat, misalnya rewang (membantu kalau tetangga punya hajat dalam bentuk tenaga), menyumbang (membantu dalam bentuk uang/barang). 

Anggapan bahwa wanita karier akan membuat keluarganya berantakan, tidak berlaku di kalangan ibu-ibu sederhana ini. Nyatanya mereka dapat menjalankan peran yang begitu banyak tersebut dengan sangat baik.


Pada masa Rasulullah sendiri, ada banyak wanita yang juga dikenal sebagai wanita karir. Siti Khadijah, istri Nabi, adalah satu di antaranya. Namun demikian, kita semua tahu bahwa ekonomi bukanlah satu-satunya tujuan kita hidup di dunia. Pada kenyataannya ekonomi hanyalah sarana untuk menopang sisi-sisi kehidupan yang lain. Sisi-sisi kehidupan yang dimaksud antara lain adalah membentuk keluarga sakinah (QS Ar Rum 30:21). 
Keluarga adalah tiang utama kehidupan, karena dari situ sebuah komunitas, peradaban dan budaya dibangun. Islam adalah agama yang menitikberatkan pada soliditas dan kekompakan kolektif masyarakat. Akan tetapi kekompakan kolektif tidak dapat terbangun tanpa adanya kekuatan individual pada anggota masyarakat; pada setiap keluarga; pada setiap orang dalam keluarga itu. Di sinilah peran pilar utama keluarga, dan peran ibu mutlak diperlukan untuk membentuk keluarga sakinah, sebagai unsur pokok dari 
masyarakat yang progresif dan Islami.




Menjadi wanita karir konvensional dalam arti wanita yang bekerja di luar rumah dan meniti karir sampai puncak adalah “mudah.” Asal memiliki kecakapan yang cukup plus kemampuan “lobi” yang baik, tujuan itu akan tercapai. Tetapi menjadi wanita karir “non-konvensional”, yang menjalankan bisnis dari dan berkantor di rumah demi menjaga keseimbangan “ekosistem” keluarga dan pendidikan anak adalah sulit terutama bagi wanita yang punya kecenderungan exibisionis. Tapi mudah bagi kalangan wanita yang lebih mementingkan hasil kolektif dari pada penampakan ego pribadi. Dalam Islam yang ditekankan bukanlah memamerkan siapa yang berperan paling banyak, tetapi peran maksimal apa yang dapat kita berikan. Bahwa peran kita kemudian diakui atau tidak, tidaklah begitu penting.


=======
Tulisan di atas smoga bermanfaat, tinggalkan kritik maupun saran untuk memperbaiki ke depannya. 

Trimakasih

Senin, 28 Februari 2011

Blog sebagai sebuah WEBSITE PRIBADI

Blog adalah website pribadi. Anda bisa menuliskan catatan atau artikel Anda pada bagian on-going dan artikel terbaru akan muncul di bagian paling atas. Pengunjung dapat membaca artikel tersebut sekaligus memberi komentar. Komentarnya sendiri dapat diberikan secara langsung ataupun lewat jalur email yang telah disediakan. Blog sering kali dinilai sebagai catatan harian karena mengeksplorasi pengalaman ataupun gagasan-gagasan individual yang dinilai layak dikemukanan untuk dikonsumsi pengguna lain secara umum.jadi blog adalah whatever you want, apapun yang anda inginkan bisa dimasukkan dalam situs ini, seperti catatan harian, biodata, ide-ide atau gagasan anda, berita, koleksi link, photo dan lain sebagainya.
Tidak ada format baku dalam pembuatan blog. Ada banyak model, dalam bentuk dan ukuran untuk blog tersebut. Arti kata blog sendiri akan terus berkembang seiring dengan waktu karena keanekaragaman ide yang dimunculkan serta ide-ide baru dapat dimunculkan dengan mudah.

Aktifitas blog sering disebut dengan bloging, sedangkan individu yang menjalankan blog tersebut disebut blogger. Dengan adanya otoritas individu di dalam pengelolaan blog, maka blogpun berkembang mencari bentuk sesuai dengan kemauan pembuatnya. Blog yang semula merupakan catatan perjalanan seseorang di internet, seperti misalnya link ke situs lain yang dikunjungi dan dianggap menarik kemudian menjadi jauh lebih menarik dari pada sebuah daftar link. Hal ini karena para blogger bisanya memberi komentar-komentar menarik, atau mengemukakan pendapat pribadi mereka pada link yang mereka buat. Blog juga semakin berkembang karena adanya interaksi dari pengunjung blog tersebut.

Pengunjung dapat mengetahui adanya sebuah blog baru dari link yang ada di blog lain. Ini menunjukkan semakin banyak sebuah blog di-link oleh website lain , semakin besar kemungkinannya untuk dikunjungi pendatang baru. Semakin banyak dikunjungi artinya semakin banyak orang tahu tentang blog tersebut. Dengan kata lain blog tersebut semakin terkenal. Cara yg lain yaitu langsung dari pemilik blog, search engine, blog sendiri.

Apa yang dilakukan ketika mendatangi blog baru? ada yang langsung meninggalkan, tetapi ada juga pengunjung yang berusaha mengenal blog baru tanpa langsung meninggalkan, meskipun kedatangannya tidak disengaja. Selanjutnya pengenalan sekilas pengenalan suasana blog, desain, dan posting, kemudian membaca posting yang ada, meskipun tidak semua meninggalkan komentar, hanya sapaan melalui Tagboard/Guestbook.

Kunci keberhasilan sebuah blog adalah banyaknya pengunjung yang mengunjungi Blog tersebut. Semakin banyak pengunjung, akan semakin banyak terjadi interaksi dengan orang banyak. Para blogger juga diwakili  oleh Blog mereka dalam mengekspresikan persahabatan, permusuhan, dan seringkali melakukan perdebatan yang mereka muat dalam Blog mereka masing-masing, yang kemudian mereka link-kan pada opini awal yang mereka komentari. Blog adalah cara mudah untuk mengenal kepribadian para seorang blogger. Topik-topik apa yang dia sukai dan tidak dia sukai, apa yang dia pikirkan terhadap link-link yang dia pilih, apa tanggapannya pada suatu isu. Seluruhnya biasanya tergambar jelas dari Blog-nya. Karena itu Blog bersifat sangat personal. 

Sabtu, 01 Januari 2011

MENGENAL AKUNTANSI

AKUNTANSI SEBAGAI SISTEM INFORMASI

    Tiap kegiatan usaha baik perseorangan, perusahaan, pemrintah, dan lainnya membutuhkan jasa akuntansi untuk mencatat berbagai jenis transaksi berkaitan dengan operasi usahanya. Pada akhir periode akuntansi, catatan ini akan diikhtisarkan sehingga menghasilkan laporan keuangan, antara lain laporan laba rugi, laporan perubahan modal, neraca, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan.
       Informasi akuntansi mulai dari pencatatan hingga pelaporan, dapat digunakan oleh pihak-pihak pemilik kepentingan (stakeholder) terhadap organisasi atau perusahaan sebagai sumber informasi utama dalam menilai dan mengambil keputusan berkaitan dengan perusahaan.
     Pada umumnya laporan keuangan yang beredar untuk kebutuhan internal memiliki keakuratan yang lebih tinggi dari pada laporan keuangan yang diedarkan ke masyarakat (pihak eksternal), hal ini disebabkan karena beberapa alasan sebagai berikut :
1.  Terdapat informasi-informasi penting yang terkait dengan kemampuan bersaing perusahaan yang tidak bisa diedarkan kepada msyarakat umum.
2.  Terlalu banyak informasi laporan keuangan yang akan disajikan jika data internal pun harus diedarkan kepada pihak eksternal.

DEFINISI AKUNTANSI
     American Accounting Association (AAA) mendefinisikan akuntansi sebagai berikut : "Accounting is the process of identifying, measuring and communicating economic information, action, jugement, and decisions by users of the informations (akuntansi adalah suatu proses mengidentifikasi, mengukur, dan mengkomunikasi informasi ekonomi sebagai dasar pertimbangan dan pengambilan keputusan oleh para pengguna informasi keuangan tersebut)
Berdasarkan definisi tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa :
1.  Akuntansi adalah suatu proses yang produk akhirnya adalah informasi, yaitu laporan keuangan.
2.  Informasi yang dihasilkan dari proses tersebut dapat digunakan untuk pengambilan keputusan bagi para penggunanya

PROSES AKUNTANSI
Proses akuntansi berawal dari tahap pengidentifikasian dan pengukuran hingga tahap pembuatan jurnal pembalik. Proses ini berlangsung secara berulang-ulang seperti sebuah siklus.

Bagan Proses Akuntansi




KEGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI BAGI PARA PEMAKAI
1. Investor
Investor membutuhkan informasi akuntansi untuk menentukan keputusan apakah membeli, menahan, atau menjual saham mereka dalam perusahaan.
2.  Karyawan
Untuk menilai kemampuan perusahaan dalam memberikan balas jasa, manfaat pensiun (pension benefit) dan kesempatan kerja.
3.  Pemberi Pinjaman
Untuk menilai kemampuan perusahaan dalam mengembalikan pokok pinjaman dan bunganya pada saat jatuh tempo.
4.  Pemasok dan Kreditor Usaha Lainnya
Untuk menilai kemamouan perusahaan untuk membayar jumlah hutang tepat pada waktunya saat jatuh tempo.
5.  Pelanggan
Untuk menilai kelangsungan perusahaan.
6.  Pemerintah
Untuk mengatur efektivitas perusahaan, kebijakan pajak, dan sebagai dasar penyusunan statistik pendapatan nasional.
7.  Pemakai Lain
Misalnya BPS (Badan Pusat Statistik), lembaga penelitian, dan masyarakat pada umumnya, termasuk pelanggan, mereka mengetahui informasi keuangan perusahaan melalui berita-berita keuangan dalam berbagai surat kabar dan majalah.


MACAM-MACAM BIDANG SPESIALISASI AKUNTANSI
Berikut ini pembagian akuntansi berdasarkan bidang spesialisasinya :
1.  Akuntansi Keuangan (Financial Accounting)
adalah cabang akuntansi berfokus pada pencatatan transaksi perusahaan dan secara periodik menyajikannya dalam laporan keuangan.
2.  Akuntansi Pemeriksaan (Auditing)
adalah cabang akuntansi yang menguji dan memeriksa secara bebas kebenaran dan kewajaran atas pernyataan penyusun laporan, dimana laporan yang diperiksa tersebut tetap merupakan tanggungjawab dari penyusun laporan. Laporan keuangan yang menyajikan informasi secara wajar akan dinyatakan oleh akuntan publik bahwa laporan keuangan tersebut disusun sesuai dengan prinsip akuntansi.
3.  Akuntansi Biaya (Cost Accounting)
merupakan cabang khusus dari akuntansi yang menitikberatkan kegiatannya pada pencatatan dan penyajian informasi biaya operasional. Akuntansi biaya terutama digunakan pada perusahaan manufaktur yang mana aktivitas utamanya adalah memproduksi dan menjual barang dagangan. Pada umumnya akuntansi biaya ini tidak dipubliksikan pada masyarakat.
4.  Akuntansi Manajemen (Management Accounting)
merupaka cabang dari akuntansi yang mengkhususkan diri pada pengembangan dan penafsiran informasi akuntansi untuk membantu manajemen dalam menjalankan perusahaan. Kegiatan penganggaranpun masuk ke dalam cakupan akuntansi manajemen.
5.  Akuntansi Pajak (Tax Accounting)
tugas akuntan dalam akuntansi perpajakan antara lain melaksanakan peraturan perpajakan, perencanaan pajak, pelaksanaan administrasi perpajakan, atau mewakili perusahaan sebagai wajib pajak dihadapan kantor pajak. Tugas tersebut misalna, memberikan nasehat dalam meminimalkan pengaruh pajak apabila dibenarkan secara hukum, pemilihan bentuk badau usaha, metode akuntansi yang digunakan, dan cara menangani suatu transaksi yang terkait dengan perpajakan. 
6.  Akuntansi Internasional (International Accounting)
merupakan bidang akuntansi untuk diterapkan pada perusahaan dengan lingkup aktivitas mencakup lebih dari satu negara (multinational business organization). Jadi akuntansi internasional mencakup permasalahan transaksi dengan pihak luar negeri, misal Unilever, Nestle, P&G dll.
7.  Akuntansi Lembaga Nirlaba (Non-Profit Accounting)
merupakan bhidang akuntansi yang secara khusus diterapkan pada organisasi-organisasi yang bertujuan untuk idak mencari keuntungan seperti yayasan sosial dan lembaga pendidikan.
8.  Akuntansi Sektor Publik / Akuntansi Pemerintah (Goverment Accounting)
adalah bidang akuntansi yang secara khusus diterapkan pada instansi pemerintah, memfokuskan pada pengelolaan anggaran, baik APBN maupun APBD.
9.  Sistem Akuntansi (Accounting System)
merupakan bidang akuntansi yang menitikberatkan kegiatannya pada pembuatan sistem akuntansi. Di zaman teknologi yang sudah canggih, sistem akuntansi cenderung lebih mengacu kepada sistem akuntansi yang terkomputerisasi.
10. Akuntansi Anggaran (Budgetary Accounting)
adalah bidang akuntansi yang menitikberatkan kegiatannya pada perencanaan kegiatan perusahaan.Hasil perencanaan tersebut menjadi perbandingan antara anggaran yang direncanakan dan hasil kerja yang dicapai.


ETIKA PROFESI AKUNTAN
       Para akuntan dan auditor sering kali menghadapi masalah dilema etika. Sebagai contoh, ketika membuat laporan keuangan untuk tujuan meminjam uang ke bank, akuntan diminta untuk membuat laporan keuangan agar sesuai dengan pesanan perusahaan. Laporan pesanan ini menggambarkan kondisi keuangan perusahaan seolah-olah sehat.
     Tindakan-tindakan yang dilakukan oleh akuntan seharusnya didasarkan pada standar yang berlaku. Sebagai contoh, akuntan internal ketika membuat laporan keuangan harus didasarkan pada Standar Akuntansi Keuangan (SAK), akuntan publik ketika melakukan audit harus didasarkan pada Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP), dan akuntan pemerintah ketika membuat laporan keuangan harus didasarkan pada Standar akuntansi Pemerintah (SAP).

Prinsip-prinsip Etika Profesi Akuntan Indonesia :

1. Tanggung Jawab Profesi
Dalam melaksanakan tanggung-jawabnya sebagai profesional setiap anggota harus senantiasa menggunakan pertimbangan moral dan profesional dalam semua kegiatan yang dilakukannya.

2. Kepentingan Publik
Setiap anggota berkewajiban untuk senantiasa bertindak dalam kerangka pelayanan kepada publik, menghormati kepercayaan publik, dan menunjukkan komitmen atas profesionalisme.
3. Integritas
Untuk memelihara dan meningkatkan kepercayaan publik, setiap anggota harus memenuhi tanggung jawab profesionalnya dengan integritas setinggi mungkin.

4. Obyektivitas
Setiap anggota harus menjaga obyektivitasnya dan bebas dari benturan kepentingan dalam pemenuhan kewajiban profesionalnya.
5. Kompetensi dan Kehati-hatian Profesional
Setiap anggota harus melaksanakan jasa profesionalnya dengan kehati-hatian, kompetensi dan ketekunan, serta mempunyai kewajiban untuk mempertahankan pengetahuan dan keterampilan profesional pada tingkat yang diperlukan untuk memastikan bahwa klien atau pemberi kerja memperoleh manfaat dari jasa profesional yang kompeten berdasarkan perkembangan praktik, legislasi dan teknik yang paling mutakhir.
6. Kerahasiaan
Setiap anggota harus, menghormati leerahasiaan informas iyang diperoleh selama melakukan jasa profesional dan tidak boleh memakai atau mengungkapkan informasi tersebut tanpa persetujuan, kecuali bila ada hak atau kewajiban profesional atau hukum untuk mengungkapkannya

7. Perilaku Profesional
Setiap anggota harus berperilaku yang konsisten dengan reputasi profesi yang baik dan menjauhi tindakan yang dapat mendiskreditkan profesi.
8. Standar Teknis
Setiap anggota harus melaksanakan jasa profesionalnya sesuai dengan standar teknis dan standar proesional yang relevan. Sesuai dengan keahliannya dan dengan berhati-hati, anggota mempunyai kewajiban untuk melaksanakan penugasan dari penerima jasa selama penugasan tersebut sejalan dengan prinsip integritas dan obyektivitas.
 

  


Tugas:
Carilah artikel yang berkaitan dengan sistem informasi akuntansi..!

Soal latihan :
1.  Sebutkan pihak-pihak yang membutuhkan informasi akuntansi beserta jenis informasi yang dibutuhkan?
2.  Mengapa akuntansi dianggap sebagai sistem informasi di perusahaan?
3.  Jelaskan tahapan-tahapan dalam menyediakan informasi kepada pemakai!
4.  Sebutkan dan jelaskan pembagian akuntansi berdasarkan bidang spesialisaasinya!
5.  Apakah itu Standar Akuntansi Keuangan dan Standar Profesional Akuntan publik?
     Jelaskan kaitanya dengan etika profesi akuntan!


sumber : wahyu adji, suwerli, suratno, Ekonomi untuk SMA/MA kelas XII, Erlangga